Pahala Menjalankan Ibadah Puasa Ketika Umroh

Ramadan adalah bulan penuh barokah dimana seluruh umat muslim menjalankan ibadah puasa. Bulan puasa akan dimanfaatkan oleh seluruh umat Islam memperbanyak keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Dengan memperbanyak iman serta ketaqwaan terhadap sang pencipta tentu saja dengan cara memperbanyak ibadah, yang diantaranya menunaikan ibadah umroh bersama dakwah wisata. Dengan niat berumroh maka para jamaah akan merasakan berpuasa ditanah suci. Para jamaah menginginkan berpuasa di Mekah(tanah suci) mereka beranggapan bahwa berpuasa di mekkah tidak akan sama dengan tempat lain di dunia. Kota ini seolah-olah tidak tidur di saat Ramadan, suasana kota ini selalu ramai berbagai macam orang diseluruh penjuru dunia.

Kesemarakan kota Mekah begitu padat dipenuhi oleh pejalan kaki ketika sebelum waktu azan Maghrib, Hanya ketika waktu salat Maghrib dan ketika datang waktu buka puasa kota ini agak sedikit lengang. Suasana pejalan kaki akan sepi setelah waktu adzan Maghrib, seolah-olah kota tidak memiliki penduduk sama sekali. Keramaian kembali sesaat sebelum salat Isya.

Hiruk pikuk Ramadan di kota Mekah berpusat pada masjidil Haram dikarenakan sejumlah besar jamaah umrah dan haji yang datang untuk menunaikan ibadah ini dari berbagai suku, ras, bangsa dan etnis dipenjuru dunia. Situasi dan kondisi yang ramai terasa sungguh berbeda dengan suasana di kota lain, dengan semangat penduduk asli dan dengan kekhusyukan parah jamaah yang datang untuk menjalankan ibadah Umroh dan haji. Begitu antusias para tamu Allah ini sehingga umat muslim sulit untuk di patahkan oleh agama manapun, dengan semangat bersama dan tujuan bersama Islam akan semakian kuat dimata dunia.

Hadist Ibnu Majjah, Kitab Manasik mengatakan tentang barang siapa melakukan puasa pada bulan Ramadhan di kota suci (Mekah), dan menjalankan Solat Tarawih pada malamnya, akan mendapatkan ganjaran berlipat ganda seribu kali lipat pahala baginya oleh Allah SWT serta amalan yang dilaksanakan di Masjidil Haram, diibaratkan berada pada jalan Allah dan akan mendapatkan kebaikan baginya pada malam hari dan pada siang harinya.

Lalu didalam hadist yang lain disebutkan pula bahwa Barang siapa yang berpuasa Ramadhan dengan penuh keimanan serta mengharapkan karunia akan mendapatkan pahala dari Allah untuknya. Maka ketika dipenghujung Ramadhan akan dibebaskan dari segala dosa dan siksa neraka. Mengenai urusan tentang ibadah Haji dan umroh kita telah dijelaskan bahwa Allah akan menurunkan rahmat sebanyak-banyaknya ialah rahmat ketika berada di dalam Masjidil haram, rahmat ketika mengerjakan tawaf, rahmat ketika salat di dalam masjidil haram, rahmat berdoa ketika melihat Ka'abah.

Dengan demikian banyak keistimewaan menjalankan ibadah puasa di tanah suci dengan melaksanakan perjalanan umroh ramadhan sungguh berlipat ganda pahala, semoga Allah selalu memberikan segala rahmatnya kepada kita semua, Insha Allah.